Rabu, 07 Mei 2014

Artikel dan Paragraf Deduktif

ARTIKEL

           Musik adalah alunan dari gabungan beberapa nada dan melodi yang membentuk suatu suara yang memiliki berbagai macam aliran. Musik banyak sekali diminati oleh semua orang, dari golongan apapun dan dari sisi kehidupan manapun, karena musik itu sendiri memiliki arti di tiap alunan nada yang dimainkan. Misalnya musik jazz untuk membuat pikiran kita menjadi tenang dan menikmati hidup, musik rock untuk menambah semangat melakukan berbagai hal dan contoh aliran musik lainnya. Saking diminati oleh banyak orang, banyak orang juga

Musik terdiri dari banyak aliran/genre yaitu Classic, Jazz, Rock, Metal, Pop, Balad, Gospel, Blues, Punk, Electronic, Ska, Reggae, Hip Hop, dll Tidak hanya di Indonesia yang menyukai musik lebih dari apapun tapi di seluruh dunia pun menyukai bahkan mencintai musik hingga mereka para pecinta musik ingin mendalami sperti apa jenis – jenis musik yang selama ini mereka dengarkan dan rasakan nikmatnya.. Dari aliran – aliran musik tadi, masih banyak lagi cabang dari aliran musik yang tadi saya sudah paparkan. Sehingga para pecinta musik dapat memilih sendiri aliran/genre music apa yang cocok untuk keadaan mereka dalam hidup mereka masing – masing. Berikut paparan beberapa dari aliran musik yang ada di dunia.

Musik klasik merupakan istilah luas, biasanya mengacu pada musik yang berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21. Musik klasik biasanya merujuk pada musik klasik Eropa, tapi kadang juga pada musik klasik Persia, India, dan lain-lain. Musik klasik Eropa sendiri terdiri dari beberapa periode, misalnya barok, klasik, dan romantik..[Musik klasik Eropa dibedakan berdasarkan dari bentuk musiknya, non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak abad ke-16. Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktik-praktik seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer.

PARAGRAF DEDUKTIF

Kebiasaan untuk membuang sampah harus ditanamkan sejak dini dalam keseharian kita. Karena masayarakat pada umunya masih kurang memiliki kesadaran untuk mencintai dan menjaga serta melestarikan alam lingkungan kita sendiri. Mereka menganggap hal tersebut hanyalah slogan yang tidak perlu diperhatikan. Tanpa rasa bersalah mereka membuang sampah sembarangan sehingga lingkungan sekitar kita menjadi kotor dan tidak sehat. Dan bila musim hujan tiba, akibatnya banjir melanda ibukota. Kalau sudah terjadi seperti itu, maka orang-orang akan menyalahkan orang lain atas kejadian tersebut tanpa mereka sadari kalau bencana itu akibat dari ulah mereka sendiri.
 

Kamis, 01 Mei 2014

Pidato Bahasa Indonesia



Assalamu’alaikum wr wb
             
           Yang terhormat bapak/Ibu Guru yang saya hormati, juga teman-teman semua yang saya cintai. Sebelum saya menyampaikan pidato tentang persahabatan ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Alloh SWT, atas nikmat dan rahmatNya sehingga kita semua yang hadir di ruangan ini masih diberi kesehatan olehNya sehingga kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat.

            Teman-temanku sekalian, bila kita mendengar kata "sahabat" di telinga kita, kira-kira apa yang terbersit dalam pikiran dan hati kita? Mungkin akan terbayang sebuah hubungan yang terjalin atas dasar ikhlas, sehingga menjadikan satu kesetiaan dan saling pengertian dalam sebuah hubungan pertemanan.

            Teman-temanku semua yang hadir di ruangan ini, bila saya boleh bertanya "siapa diantara kalian yang merasa mempunyai sahabat?". Suatu pertanyaan yang wajar, tapi tidak harus dijawab. Mungkin setiap orang mempunyai teman, mungkin juga setiap orang mempunyai banyak teman, tapi... Apakah semua teman-teman kita adalah sahabat kita? Jawabannya sangat jelas "TIDAK".Kenapa saya bilang "tidak"?. Sudah sangat jelas, semua orang boleh saja mengaku teman kita, tapi... apakah mereka juga dapat menjadi sahabat kita?

             Teman-temanku yang saya cintai, carilah teman sebanyak banyaknya, tapi janganlah kalian mencari seorang sahabat. Biarkan alam yang akan menyortir teman-teman kita, mudah-mudahan satu diantara teman-teman kita ada yang menjadi sahabat
.
           Ada banyak ciri dan perbedaan antara teman dan sahabat. Jangan terlalu cepat kita menilai dan menjadikan teman kita menjadi sahabat kita. Sahabat tidak akan pernah datang bila kita sendiri tidak bisa membuka diri terhadap teman-teman kita.

           Bapak/Ibu Guru yang saya hormati, juga teman-teman yang saya cintai. Terimakasih atas waktu yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat ini. Maaf bila ada kata-kata saya yang tidak berkenan. Terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu A’laikum wr wb

Aku


              adalah seorang gadis yang masih berumur 19 tahun. Aku seorang Mahasiswi Gunadarma jurusan Akuntansi. Aku tinggal bersama Papa Mama dan ke lima saudaraku. Aku sayang dengan mereka walaupun suka berantem menurutku itu wajar karena pasti semua orang punya cerita tentang keluarganya masing-masing. Kalau ada pilihan lebih sayang mana Papa atau Mama pasti aku akan menjawab Papa. Tanpa alasan yang bisa di jelaskan mengapa aku memilih Papa yaa karena aku sayang Papa. Papa ku sosok Ayah yang hebat, hebat segala hal. Akan selalu aku ingat setiap omelannya, selalu. Untuk sekarang cara aku membanggakan beliau dengan cara apapun yang dia minta atau dia suruh, pasti akan ku lakukan, apapun itu. Masuk jurusan Akuntansi saja beliau yang suruh. Aku yakin itu pasti yang terbaik.

            Kepribadianku di dalam rumah dan di luar rumah sangat berbeda. Rumah itu bagaikan tempat beristirahat dan berkumpul dengan keluarga, hanya berkumpul belom bisa menceritakan kehidupan keluar karena keluarga ku tipe keluarga yang seperti teman. Makanya aku punya pemikiran kalo Sahabat itu lebih dari keluarga. Kalo menurut ku, coba pikirkan jika kita punya masalah keluarga pasti cerita ke sahabat tapi kalo ada masalah sahabat sulit menceritakan masalah itu ke keluarga. Tetapi setiap orang berbeda loh, engga semua sependapat seperti ku

            Aku tipe orang yang ceria, senang lelucon, bertingkah aneh, tidak seperti remaja perempuan yang sewajarnya atau bisa disebut gila, tapi gila bukan dalam artian yang baku loh ya. Teman-temanku kebanyakan laki-laki, aku senang bermain dengan mereka, karena menurut ku mereka itu engga ribet, engga seperti perempuan. Bahagia itu sederhana jika kita mempunyai sahabat. Sahabat ku banyak sekali, tergantung tempat dimana aku berdiri

            Setiap orang pasti mempunyai kejelekan termasuk aku. Aku orangnya egois, mau menang sendiri, berisik, suka ngomong kasar, kalo lagi bĂȘte atau mempunyai masalah yang buat hati engga enak, siapapun yang menegur atau menghampiriku pasti kena imbas rasa emosi walaupun itu orang engga ada sama sekali sangkut pautnya. Hanya orang tertentulah yang bisa menerima kekuranganku. Engga memaksa untuk orang menyukaiku, karena setiap orang berhak memilih. Memilih mana yang baik mana yang engga. Aku bahagia dengan hidupku sekarang, tangan ku Cuma dua, engga sanggup untuk menutup mulut-mulut orang di luar sana, tapi kedua tanganku cukup untuk menutupi kedua telingaku agar aku tidak mendengarkan mulut orang yang menghinaku.

            Hidup adalah pilihan dan harapan, jika aku besar nanti, aku ingin menjadi orang dewasa, aku pengen sukses bener-bener sukses, punya uang banyak, apapun yang aku mau bisa aku beli. Yayaya gue tau itu semua engga mudah, harus dengan usaha apalagi doa. Doa tuh penting, kita minta sama ALLAH, pasti deh kalo kita usaha dan berdoa pasti dikasih, karena ALLAH Maha Pengasih dan Penyayang, tergantung gimana caranya kita minta aja.

Tulisan 2 Softskill

Cita-cita

            Cita-cita itu harapan, harapan itu keinginan, keinginan itu apapun yang kita inginkan harus terpenuhi, apapun itu caranya. Itu tergantung prinsip masing-masing orang. Kalo prinsip gue sih yah apapun yang gue mau gue harus dapetin, gimana pun caranya.

            Pasti sama seperti orang lain, ingin nantinya menjadi orang sukses, membanggakan orang tua maupun orang sekeliling. Tapi itu semua harus ada bentuknya atau wujudnya. Kalo gue sih ingin menjadi Entertainer, kalau bahasa gaulnya sih pengen jadi artis. Engga tau kenapa  pengen banget muncul di TV, pengen semua orang tau kalo ini loh gue Mutiara Yuang Triani. Tapi sih itu sebuah keinginan aja kali ya, jangan di buat sebagai cita-cita. Karena menurut gue cita-cita itu bentuk harapan yang bener-bener berguna bagi semua orang. Emang sih jadi artis juga berguna tapi rada gimana gitu, engga begitu resmi banget.

            Tapi sekarang gue nemuin apa itu cita-cita gue. Gue pengen jadi Polisi. Walaupun kemauan orang tua terutama Papa ya apa boleh buat, apapun yang Papa mau pasti gue turutin. Termasuk jadi polisi yang tadi gue bilang. Sekarang lagi usaha ko, buat kedepannya semoga itu yang terbaik aja. Semua orang udah di atur jalan hidupnya masing-masing.

            Intinya sih kelak nanti gue menjadi orang dewasa, gue pengen sukses bener-bener sukses, punya uang banyak, apapun yang gue mau bisa gue beli. Yayaya gue tau itu semua engga mudah, harus dengan usaha apalagi doa. Doa tuh penting, kita minta sama ALLAH, pasti deh kalo kita usaha dan berdoa pasti dikasih, karena ALLAH Maha Pengasih dan Penyayang, tergantung gimana caranya kita minta aja.

 


Tulisan 1 Softskill


Pesan dan Kesan di EB24
       Pertama kali denger kelas bakal di pencar itu rasanya campur aduk deh, yang jelas sih panik, takut bakal sekelas sama orang yang engga menyengankan. Walapun pasti setiap kelas ada perwakilan 3-4 orang. Oke fix gue dapet kebagian sekelas lagi sama Indina, Uti, Dendy. Bukan temen deket sih cuma sekedar temen dikelas aja. Tapi yaudah coba jalanin aja.

            Masuklah di kelas 23B24 sebenernya tuh paling engga mau ketemu orang baru. Karena bagi gue orang baru itu orang asing yang sok kenal dan sok asik. Walaupun gue orangnya kaya gitu cuma gue tau kok kapan gue harus kaya gitu kapan engga. Nah kan bener, hari pertama masuk kuliah gue ketemu orang yang sok kenal, namanya Mira haha masuk-masuk langsung memperkenalkan diri. Emang sih orang beda-beda wataknya cuma posisi di situ gue bilang “apasih nih orang PD banget” tapi yaudahlah ya niat dia juga baik ko

            Selama waktu berjalan sih gue tau watak masing-masing anaknya. Namanya di suatu populasi pasti ada suatu komunitas, kalo bahasa gaulnya sih ya “Genk” kalo menurut gue sih itu wajar, senyamannya aja kita berteman sama siapa aja, sangat manusiawi ko. Genk di kelas gue itu ada 4 Genk pertama itu namanya Ntep Generation, terdiri dari Ntep, Ichul, Ayu, Citra, Lenny, Mira. Yang kedua itu engga ada namanya, pokoknya mereka terdiri dari Indina, Atika, April, Tiara, Sheilla. Yang ketiga juga engga ada namanya, Liberty, Arifah, Theresa, Listya, sama Agung (Om). Nah mereka semua kalo dikelas atau ke kantin pasti sama genknya masing-masing. Sisa dua cewe dikelas yang ngga gabung sama genknya. Yaitu gue sendiri, Yuang dan Virna. Kita itu kalo main sama cowo, main juga sih sama cewe Cuma mungkin di kelas doang, kalo di luar kelas ya gabung deh sama genknya. Nah gue sama Virna pun beda Genk Virna itu gabungnya sama Fahmi, Awe, Azmy, Pringga, Rija. Kalo gue sendiri itu mainnya sama Alvin, Vicktor, Eka, Isma, Panjul. Kalo anak cowo lainnya sih mereka nyatu, mainnya bareng-bareng kaya Edi, Dendy, Candra, Eryasa, Mukti, Risky, sama Ucup

            Dikelas baru ini yang tau gue gimana dulu ya pasti Indina, Uti, Dendy karena kan dulunya udah pernah sekelas pati tau watak gue gimana lah ya walaupun agak kepedean loh. Tapi serius deh gue mau cerita sedikit tentang teman terbaik atau bisa dibilang teman  seperjuangan kuliah. Karena apa, karena dari kelas satu gue sekelas sama satu orang ini suka di ceng-cenginlah, bercandaan ngga jelas, hina-hina sesuka hati tapi she is the best for me haha. Masalah kuliah, kelas, pelajaran, sampe percintaan pun gue cerita. Mau tau siapa orangnya? Namanya itu hem Indina Tarziah.

            Oke, itu sekilas cerita tentang temen-temen dikelas gimana. Nah sekarang gue bakal ceritain pesan dan kesan gue  di EB24 itu gimana. Disini gue lebih deket sama yang gue sebutin tadi, Alvin, Isma, Vicktor, Eka. Kita buat genk kecil-kecilan aja, namanya “Genk KEPOMPONG” kita juga punya Gelang persahabatan. Kita itu Kepo dan Rempong. Diantara kita kalo ada sesuatu pasti di ceritain, kecuali  soal percintaan, pasti pada diem-dieman, walaupun kita tau pasti tau nya itu dari orang, bukan dari kitanya cerita. Tapi sih engga buat gue, apapun suka duka gue pasti bakal cerita sama mereka. Karena emang gue type orang yang suka cerita. Jadi engga afdol kalo gue punya masalah engga cerita sama mereka. Mereka the bestttt bangeeeet ya walaupun suka songong tapi gue percaya ko mereka itu sayang dan bangga punya gue haha. Gue mau Genk tetep berjalan sampe tua nanti, walaupun ada masa dimana bosennya kita sama-sama. Tapi lucu aja kalo sampe tua bersama. Yang gue banggain dari Genk yaitu gue ngerasa paling Cantik hahahahaha iyalah gue cewe sendiri;)
            Selain itu gue seneng sama anak kelas yang gue punya. Dari luar sih mereka nerima kelakuan gue banget yang kaya gue heboh dikelaslah, berisik, banyak omong, petakilan, banyak aksi pokoknya ribet deh. Tapi engga tau deh dari dalem gimana haha tapi gue terima ko, engga semua orang suka sama sikap dan sifat gue. Oke fix intinya gue sayang  kalian. Sama sekali engga nyesel  bisa ada di EB24. Harapan gue sih kita satu kelas lulus bareng dan tepat waktu memakai Jubah hitam dan Toga duhhhhhhhhh Dream banget itu haha Amin. Makasih selama 4 tahunnya walaupu belom sampe.


Jakarta, 30 April 2014


Mutiara Yuang Triani